Kenapa Kehilangan Hewan Kesayangan Terasa Begitu Menyedihkan?

Memiliki hewan kesayangan adalah salah satu cara untuk memperoleh kebahagiaan. Sehingga tak jarang, pemilik hewan akan merasa ketakutan jika harus kehilangan. Orang-orang yang kehilangan hewan kesayangan biasanya akan merasa sedih dan bahkan merasa hampa. Setiap orang memang memiliki kisah yang berbeda, dan tidak ada cara paling benar untuk mengatasi kesedihan tersebut. Jika Kamu sedang mengalami kesedihan karena hewan kesayanganmu telah tiada, maka Kamu sendirilah yang paling tahu cara terbaik untuk menghilangkan kesedihan itu. Lalu, kenapa kehilangan hewan kesayangan terasa begitu menyedihkan? Berikut beberapa alasannya.

Hewan Kesayangan adalah Bagian dari Anggota Keluarga

Bagi pemilik, hewan kesayangan adalah anggota keluarga yang sama seperti anggota lain. Sama seperti saudara kandung, pasangan, atau anak mereka sendiri. Bahkan ada banyak kondisi di mana hewan peliharaan lebih dulu ada dalam keluarga sebelum adik, pasangan, dan anak-anak. Kebiasaan dan aktivitas sehari-harimu bahkan sudah tidak bisa lepas dari keberadaan hewan-hewan tersebut. Mulai dari harus memandikan mereka setiap minggu, memberikan makan setiap pagi dan sore, mengajak jalan-jalan ke taman, memotong kuku, atau tidur bersama di malam hari. Sehingga ketika hewan-hewan tersebut tiada, maka akan terasa ada yang hilang dari hidupmu. Karena setelah itu tentunya hidupmu tidak akan pernah sama lagi. Meskipun nantinya Kamu memelihara hewan yang lain.

Besarnya Kesedihan Akibat Kehilangan

Seekor hewan peliharaan adalah sebuah hadiah yang bisa mengubah hidupmu. Hal ini karena hewan-hewan tersebut bisa mengajarimu tentang arti tanggung jawab, kesabaran, disiplin, kebaikan, kebahagiaan, dan, tentu saja, cinta tak bersyarat. Coba ingat, ketika hewan kesayanganmu menggaruk sofa, pintu, atau menggigit benda-benda di rumah, Kamu tidak akan pernah tega mengusirnya, bukan? Kamu akan tetap menyayanginya, meski mereka akan mengulanginya lagi keesokan harinya. Antara manusia dengan hewan tidak akan pernah terjadi konflik uang, jabatan, politik, agama, dan lain-lain, seperti pada hubungan antara manusia dengan manusia. Sehingga kematian yang terjadi pada hewan kesayangan, akan membuatmu merasa sangat kehilangan. Bahkan merasa hancur setelah kehilangan hewan kesayangan adalah hal yang wajar. Elisabeth Kübler-Ross mengurutkan lima tahap kesedihan, yaitu:
• Penolakan atau penyangkalan
• Kemarahan
• Tawar-menawar
• Depresi
• Penerimaan

Setiap Orang Berduka dengan Cara yang Berbeda

Setiap orang memiliki cara untuk berduka yang berbeda-beda, dan dengan jangka waktu yang berbeda pula. Tingkat kesedihan yang biasanya Kamu rasakan, bisa jadi karena usia dan kepribadian khasmu, usia dan kepribadian hewan peliharaanmu, keadaan kematian hewan peliharaanmu, dan hubungan antara Kamu dengan hewan kesayanganmu. Seringkali, seseorang yang hidup sendiri membutuhkan waktu lebih lama untuk berduka, karena hewan kesayangan yang telah tiada memiliki peran yang sangat penting. Hal yang sama berlaku untuk orang-orang berkebutuhan khusus, yang kehilangan anjing terapi atau penglihatan. Mereka akan sangat bersedih karena hewan tersebut bukan hanya menjadi pendamping, tapi juga sebagai alat bantu penting untuk tugas sehari-hari mereka.

Kesedihan Tidak Memiliki Batas Waktu

Habiskan kesedihanmu sampai tuntas, agar tidak ada lagi ganjalan yang tersisa. Kesedihan memang tidak memiliki batas waktu, jadi beri sedikit kebebasan untuk sedihmu. Setelah itu, bangkitlah kembali dan lakukan beberapa hal untuk mengenang hewan kesayanganmu.

Demikian beberapa alasan kenapa kehilangan hewan kesayangan terasa begitu menyedihkan? Silahkan bersedih, tapi ingatlah untuk berbahagia kembali! Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Leave a Comment