10 Hal Penting Yang Harus Disiapkan Saat Ada Kematian

Kematian pasti akan datang kepada siapapun, termasuk kepada orang-orang yang kita cintai. Sulit dibayangkan bagaimana rasanya harus kehilangan orang dicintai untuk selamanya. Meskipun masih dilanda kesedihan yang mendalam, sebagai kerabat terdekat sebaiknya segera mengurus beberapa hal penting terkait dengan harta almarhum. Apa sajakah itu? Yuk simak ulasan di bawah ini!

Mengurus surat kematian

Ketika kerabat meninggal dunia, praktisi medis harus membuat pernyataan bahwa yang bersangkutan telah benar-benar meninggal dunia. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat kematian. Jika meninggal di Rumah Sakit tidaklah sulit untuk meminta surat ini, berbeda jika yang bersangkutan meninggal di rumah. Maka kerabat yang ditinggal harus menghubungi IGD terdekat/ dokter langganan. Jangan lupa untuk membuat beberapa salinannya.

Mengamankan kekayaan

Cari dan temukanlah surat waris, bila ada. Hal ini perlu dilakukan guna mempermudah pengurusan masalah keuangan dan mengurangi terjadinya konflik keluarga. Surat yang ditandatangi pengacara ini memiliki kekuatan hukum yang besar. Jika tidak ditemukan surat waris, ahli waris sebaiknya mengumpulkan semua surat dan bukti kepemilikian kekayaan.

Mengidentifikasi ahli waris secara hukum

Mengetahui siapa ahli waris yang telah tertuang di surat wasiat sangat penting untuk dilakukan agar tidak terjadi konflik antar keluarga. Sebaiknya libatkan pengacara keluarga atau notaris yang menjadi saksi. Jika tidak ada ahli waris yang tertulis secara jelas menurut hukum maka hak waris dapat dibagi sesuai syariat hukum agama yang diyakini.

Mengumpulkan semua dokumen finansial

Langkah ini dapat segera diselesaikan jika membaginya kedalam beberapa kategori, seperti aset, kewajiban, pengeluaran dan pendapatan. Beberapa dokumen itu meliputi dokumen bank, asuransi, tagihan listrik dan lainnya.

Mengamankan tempat tinggal dan properti lainnya

Mengunjungi tempat tinggal almarhum untuk sekedar membersihkan atau merawat properti perlu dilakukan sesekali. Biasanya sangat berat membersihkan barang-barang almarhum sebab akan memanggil kembali kenangan yang pernah dirangkai bersama.

Memberitahu instistusi keuangan mendiang

Berikan salinan bukti kematian almarhum kepada beberapa institusi keuangan yang terkait dengan mendiang. Anda juga perlu memberitahu kepada pihak kreditur agar tanggungan dapat dialihkan kepada ahli waris atau dianggap lunas.

Memberitahu kepada kerabat/ kawan kerja mendiang

Kerabat atau kawan harus segera dihubungi setelah seseorang meninggal dunia. Apalagi jika mendiang meninggal secara mendadak maka rekan kerja sejawat harus segera diberitahu. Hal ini perlu dilakukan agar pekerjaan yang seharusnya menjadi tanggungjawab mendiang dapat dengan segera dialih tugaskan.

Mengurus hutang piutang almarhum

Jangan lupa untuk mengurus hutang almarhum jika masih memiliki hutang dan jika ada rekan yang berhutang bisa segera diselesaikan agar tidak memberatkan almarhum.

Memberitahu jaminan sosial

Segeralah memberitahu perusahaan jaminan sosial agar penagihan pembayaran jaminan sosial dapat dihentikan. Berilah salinan bukti surat kematian yang ada. Semakin cepat klaim jaminan sosial diselesiaikan maka akan semakin baik.

Menutup dan memindahkan rekening

Beberapa intitusi keuangan mempunyai syarat dan prosedur tersendiri dalam menangani kasus nasabah yang telah meninggal dunia. Lengkapi syarat dan prosedurnya sebelum anda mengajukan klaim, menutup dan memindahkannya. Jangan lupa membawa salinan surat kematian almarhum.

Jika almarhum memiliki dana investasi. Maka ahli waris bisa memilih mencairkan atau meneruskan investasi tersebut.

Demikianlah hal-hal penting yang harus diurusi setelah ada kematian orang tersayang. Hal ini mutlak dilakukan untuk menghindari perselisihan dan mengetahui kewajiban yang haus diselesaikan oleh ahli waris.

Leave a Comment